Untuk menghormati dan menghargai profesi saudara kita yang bekerja dalam bidang prostitusi maka alangkah lebih baik apabila kita menyebut mereka sebagai berikut :
Choosey : (baca PSK)
Lover : (baca Customer)
Sudah menjadi sesuatu yang biasa apabila seseorang atau bahkan perusahaan menggunakan perangkat SI/TI. Pemanfaatan Sistem Informasi/Teknologi Informasi (SI/TI) selain membawa manfaat yang besar bagi penggunannya juga membawa dampak bagi lingkungan sekitar. Dengan adanya teknologi digital khususnya SI/TI ada inovasi produk termasuk transaksi perdagangannya, serta menyatunya teknologi kedalam sebuah produk. Saat ini setiap orang dan perusahaan telah terhubung dalam sebuah teknologi digital yang sifatnya online. Secara lebih khusus, pengguna merasa mendapat kemudahan dan manfaat yang diharapkan dari setiap penggunaan teknologi digital, khususnya SI/TI.
Dolly, Heaven of Love bagi para lelaki merupakan salah satu bisnis prostitusi yang terkenal se Asia Tenggara. Kegiatan yang berlangsung di Dolly sendiri saat ini masih dilakukan dengan cara manual untuk menarik pelanggan. Untuk membuat proses bisnis dapat berjalan secara efisien dan efektif maka dengan ini saya membuat suatu rancang bangun SI/TI yang diharapkan dapat membantu efisiensi dan responsive bagi Lover Dolly Heaven of Love, yaitu :
1. E-Commerce
E-Commerce ini dibangun dengan tujuan agar para lover dapat mengakses kegiatan para choosey dan event¬-event yang sedang atau akan berlangsung di Dolly. SI/TI e-commerse ini bukan hanya sekedar website catalog namun website ini dilengkapi dengan SI/TI yang terintegrasi. Integrasi yang dimaksudkan adalah sistem pendaftaran member. Salah satu tujuan dibuat pendaftaran member ini adalah untuk menghindari pengaksesan secara publik terhadap masyarakat khususnya anak dibawah umur. Dalam proses pendaftaran member, Lover diwajibkan mencantumkan ID KTP pada form pendaftaran (berhubung dengan akan dikembangkan-nya e-KTP) sehingga admin dapat memiliki data asli dari para lover untuk seluruh wilayah Indonesia.
Selain itu, pengisian ID KTP yang diwajibkan ini dimaksudkan agar tidak terjadi redudant terhadap data yang sama atau dengan kata lain para lover hanya dapat mendaftar sekali seumur hidup. Hal ini dapat membantu SI/TI dalam efisensi dalam manajemen truly lover (pelanggan setia) terkait hal bonus tahunan yang menjadi kontribusi dari Dolly terhadap para lover. Lebih lanjut, semakin terintegrasinya data lover maka semakin mudah admin me-manajemen master database Dolly. Lover juga dapat melakukan proses booking terhadap choosey, inside bloosom atau outside bloosom. Inside bloosom adalah lover melakukan proses booking hanya di sekitar wilayah Dolly sedangkan outside bloosom adalah lover melakukan proses booking di luar wilayah Dolly.
Lebih lanjut, manfaat penggunaan ID KTP ini diharapkan dapat membantu para istri lover apakah suami mereka tercantum sebagai salah satu member atau tidak. Kenikmatan memang mengandung resiko untuk itulah SI/TI ini dibangun dengan se-fair mungkin.
2. E-Smart
E-Smart adalah kartu member yang dilengkapi dengan akses pembayaran atau e-paying. E-Smart ini digunakan untuk pembayaran makanan, penginapan, dan para choosey. Lover dapat menginvestasikan minimal Rp 500.000,- sebagai modal awal. Dengan adanya e-paying ini diharapkan proses pembayaran dapat berjalan dengan efisien hanya dengan menggesek kartu pada Electronic Delivery Channel (EDC).
3. E-Mobile
E-Mobile adalah salah satu fasilitas yang dapat digunakan oleh para lover untuk mengakses kegiatan para choosey melalui handphone atau smartphone. Heaven in your hands adalah moto dari e-mobile yang akan dibangun ini.
4. Choosey Requirement Planning (CRP)
Bila dalam dunia perindustrian terdapat MRP (Material Requirement Planning), kini dalam rangka mengurangi idle time (waktu menganggur) dan antrian para choosey, SI/TI CRP juga perlu dipertimbangkan untuk dibangun dan dikembangkan. SI/TI CRP ini diharapkan dapat mengurangi waktu menggangur para choosey sehingga bukan hanya SI/TI yang terintegrasi namun choosey resource juga dapat diintegrasikan melalui SI/TI ini. Adapun sistem ini terdapat beberapa features yaitu meliputi, penjadwalan para choosey dan penilaian kinerja para choosey terhadap para lover.
Rancang bangun teknologi Dolly ini diperkirakan memakan waktu sekitar 3 tahun sebagai tahap pengenalan sekaligus melakukan training yang ditujukan kepada user yang akan mengoperasikan SI/TI. Adapun beberapa faktor yang sudah dipertimbangkan untuk membangun SI/TI tersebut diatas, yaitu
1. Politik
Dari segi politik, pemerintah sudah memberikan dukungan meskipun masih terdapat pro dan kontra dibukanya Dolly sebagai tempat prostitusi. Namun, dengan dibukanya Dolly pemerintah mengharapkan tidak terjadi perzinahan yang merajalela di lingkungan masyarakat. SI/Ti yang dikembangkan juga tidak akan mempengaruhi kondisi politik saat ini melainkan dengan adanya rancang bangun SI/TI ini diharapkan dapat membuat negara Indonesia sebagai negara pertama yang membuka lahan prostitusi dengan teknologi yang muktahir sehingga membuat para wisatawan asing tertarik untuk datang ke Indonesia.
2. Ekonomi
Dari segi ekonomi, negara memperoleh pendapatan melalui pajak dan devisa yang diperoleh dari para lover yang sebagian berasal dari luar negeri. Selain itu, beberapa warga yang tinggal berdekatan dengan Dolly juga mendapatkan keuntungan, yaitu mereka mendapatkan penghasilan dari berjualan minuman, rokok, dan tempat parkir. Dari segi SI/TI manfaat yang dirasakan adalah semakin efisien dan efektif-nya proses manajemen pelayanan. Tidak salah apabila pembangunan SI/TI ini dirasa cukup mahal namun dilihat dari sisi pendapatan yang dihasilkan Dolly setiap malamnya yang mencapai Rp 338, 4 juta tidak sebanding dengan harga rancang bangun SI/TI yang dirancang untuk 5-10 tahun ke depan.
3. Sosial
Dari segi sosial, dapat kita ketahui bahwa bisnis prostitusi dapat mendatangkan penyakit HIV AIDS yang dapat menyebar di lingkungan sekitar. SI/TI tidak dapat mencegah terjadinya penyakit tersebut namun SI/TI dapat memberikan suatu pendukung keputusan untuk melakukan check up rutin kepada para choosey. Bila di STIKOM Surabaya menerapkan kata-kata motivasi bagi mahasiswanya maka Dolly dapat menerapkan kata-kata himbauan seperti, Keep safety with Free Sex.
4. Teknologi
Dari segi teknologi, SI/TI yang terus berkembang pesat saat ini menjadikan suatu batu loncatan bagi Dolly untuk ikut serta meramaikan blantika teknologi yang sedang marak di Indonesia. SI/TI yang akan dibangun ini diharapkan akan menjadi pencetus bagi perusahaan sekitar bahwa bisnis prostisusi pun dapat dikembangkan melalui pemanfaatan teknologi.
E-Commerce ini dibangun dengan tujuan agar para lover dapat mengakses kegiatan para choosey dan event¬-event yang sedang atau akan berlangsung di Dolly. SI/TI e-commerse ini bukan hanya sekedar website catalog namun website ini dilengkapi dengan SI/TI yang terintegrasi. Integrasi yang dimaksudkan adalah sistem pendaftaran member. Salah satu tujuan dibuat pendaftaran member ini adalah untuk menghindari pengaksesan secara publik terhadap masyarakat khususnya anak dibawah umur. Dalam proses pendaftaran member, Lover diwajibkan mencantumkan ID KTP pada form pendaftaran (berhubung dengan akan dikembangkan-nya e-KTP) sehingga admin dapat memiliki data asli dari para lover untuk seluruh wilayah Indonesia.
Selain itu, pengisian ID KTP yang diwajibkan ini dimaksudkan agar tidak terjadi redudant terhadap data yang sama atau dengan kata lain para lover hanya dapat mendaftar sekali seumur hidup. Hal ini dapat membantu SI/TI dalam efisensi dalam manajemen truly lover (pelanggan setia) terkait hal bonus tahunan yang menjadi kontribusi dari Dolly terhadap para lover. Lebih lanjut, semakin terintegrasinya data lover maka semakin mudah admin me-manajemen master database Dolly. Lover juga dapat melakukan proses booking terhadap choosey, inside bloosom atau outside bloosom. Inside bloosom adalah lover melakukan proses booking hanya di sekitar wilayah Dolly sedangkan outside bloosom adalah lover melakukan proses booking di luar wilayah Dolly.
Lebih lanjut, manfaat penggunaan ID KTP ini diharapkan dapat membantu para istri lover apakah suami mereka tercantum sebagai salah satu member atau tidak. Kenikmatan memang mengandung resiko untuk itulah SI/TI ini dibangun dengan se-fair mungkin.
2. E-Smart
E-Smart adalah kartu member yang dilengkapi dengan akses pembayaran atau e-paying. E-Smart ini digunakan untuk pembayaran makanan, penginapan, dan para choosey. Lover dapat menginvestasikan minimal Rp 500.000,- sebagai modal awal. Dengan adanya e-paying ini diharapkan proses pembayaran dapat berjalan dengan efisien hanya dengan menggesek kartu pada Electronic Delivery Channel (EDC).
3. E-Mobile
E-Mobile adalah salah satu fasilitas yang dapat digunakan oleh para lover untuk mengakses kegiatan para choosey melalui handphone atau smartphone. Heaven in your hands adalah moto dari e-mobile yang akan dibangun ini.
4. Choosey Requirement Planning (CRP)
Bila dalam dunia perindustrian terdapat MRP (Material Requirement Planning), kini dalam rangka mengurangi idle time (waktu menganggur) dan antrian para choosey, SI/TI CRP juga perlu dipertimbangkan untuk dibangun dan dikembangkan. SI/TI CRP ini diharapkan dapat mengurangi waktu menggangur para choosey sehingga bukan hanya SI/TI yang terintegrasi namun choosey resource juga dapat diintegrasikan melalui SI/TI ini. Adapun sistem ini terdapat beberapa features yaitu meliputi, penjadwalan para choosey dan penilaian kinerja para choosey terhadap para lover.
Rancang bangun teknologi Dolly ini diperkirakan memakan waktu sekitar 3 tahun sebagai tahap pengenalan sekaligus melakukan training yang ditujukan kepada user yang akan mengoperasikan SI/TI. Adapun beberapa faktor yang sudah dipertimbangkan untuk membangun SI/TI tersebut diatas, yaitu
1. Politik
Dari segi politik, pemerintah sudah memberikan dukungan meskipun masih terdapat pro dan kontra dibukanya Dolly sebagai tempat prostitusi. Namun, dengan dibukanya Dolly pemerintah mengharapkan tidak terjadi perzinahan yang merajalela di lingkungan masyarakat. SI/Ti yang dikembangkan juga tidak akan mempengaruhi kondisi politik saat ini melainkan dengan adanya rancang bangun SI/TI ini diharapkan dapat membuat negara Indonesia sebagai negara pertama yang membuka lahan prostitusi dengan teknologi yang muktahir sehingga membuat para wisatawan asing tertarik untuk datang ke Indonesia.
2. Ekonomi
Dari segi ekonomi, negara memperoleh pendapatan melalui pajak dan devisa yang diperoleh dari para lover yang sebagian berasal dari luar negeri. Selain itu, beberapa warga yang tinggal berdekatan dengan Dolly juga mendapatkan keuntungan, yaitu mereka mendapatkan penghasilan dari berjualan minuman, rokok, dan tempat parkir. Dari segi SI/TI manfaat yang dirasakan adalah semakin efisien dan efektif-nya proses manajemen pelayanan. Tidak salah apabila pembangunan SI/TI ini dirasa cukup mahal namun dilihat dari sisi pendapatan yang dihasilkan Dolly setiap malamnya yang mencapai Rp 338, 4 juta tidak sebanding dengan harga rancang bangun SI/TI yang dirancang untuk 5-10 tahun ke depan.
3. Sosial
Dari segi sosial, dapat kita ketahui bahwa bisnis prostitusi dapat mendatangkan penyakit HIV AIDS yang dapat menyebar di lingkungan sekitar. SI/TI tidak dapat mencegah terjadinya penyakit tersebut namun SI/TI dapat memberikan suatu pendukung keputusan untuk melakukan check up rutin kepada para choosey. Bila di STIKOM Surabaya menerapkan kata-kata motivasi bagi mahasiswanya maka Dolly dapat menerapkan kata-kata himbauan seperti, Keep safety with Free Sex.
4. Teknologi
Dari segi teknologi, SI/TI yang terus berkembang pesat saat ini menjadikan suatu batu loncatan bagi Dolly untuk ikut serta meramaikan blantika teknologi yang sedang marak di Indonesia. SI/TI yang akan dibangun ini diharapkan akan menjadi pencetus bagi perusahaan sekitar bahwa bisnis prostisusi pun dapat dikembangkan melalui pemanfaatan teknologi.

(0) Comments
Post a Comment