Routing
Routing adalah suatu proses me-rute-kan paket data dari network satu ke network yang lain dengan menggunakan router.
- Dari ketiga host pada gambar, host A dan B bisa langsung berkomunikasi.
- Sedangkan C tidak dapat melakukan komunikasi baik dengan A ataupun B, walaupun ketiganya memiliki subnet mask sama.
- WHY ??????
Karena C berbeda Net-Id dengan A dan B- Sedangkan C tidak dapat melakukan komunikasi baik dengan A ataupun B, walaupun ketiganya memiliki subnet mask sama.
- WHY ??????
- Untuk mengendalikan aliran paket data dari satu router ke router berikutnya terdapat dua macam proses routing yaitu:
1. Static Routing
2. Dynamic Routing
- Pada Static routing pengelolaan (mengisi/menghapus) tabel routing dilakukan secara manual, sedangkan pada dinamic routing perubahan dilakukan secara otomatis menggunakan protokol routing.
1. Static Routing
2. Dynamic Routing
- Pada Static routing pengelolaan (mengisi/menghapus) tabel routing dilakukan secara manual, sedangkan pada dinamic routing perubahan dilakukan secara otomatis menggunakan protokol routing.
Static Routing
Berikut adalah contoh static routing dengan menggunakan Cisco Router
Keuntungan Static Routing
- Jalur routing mudah diprediksi.
- Tidak membutuhkan proses update routing table.
- Mudah dikonfigurasi untuk network kecil.
Kerugian Static Routing
- Tidak cocok untuk network berskala besar.
- Tidak dapat beradaptasi terhadap penambahan router karena konfigurasi pada tiap router harus dirubah.
- Tidak dapat beradaptasi terhadap munculnya link failure pada salah satu jalur.
- Tidak cocok untuk network berskala besar.
- Tidak dapat beradaptasi terhadap penambahan router karena konfigurasi pada tiap router harus dirubah.
- Tidak dapat beradaptasi terhadap munculnya link failure pada salah satu jalur.
Dynamic Routing
Dynamic routing mengatur rute setiap paket dengan menggunakan table routing (tersimpan pada router). Table ini akan terupdate secara otomatis melalui routing protocol.
Keuntungan Dynamic Routing
- Scalability: konfigurasi dilakukan secara dinamis apabila terdapat penambahan/pengurangan router.
- Adaptability: rute dapat berubah secara adaptif terhadap adanya link failure.
Kerugian Dynamic Routing
- Kompleksitas algoritma routing meningkat. Router menentukan rute berdasarkan, misalnya: bandwidth yang tersedia, jalur terpendek, dll.
- Router harus saling bertukar informasi routing secara periodik.
- Tidak semua router mendukung dynamic routing.
Dynamic routing mengatur rute setiap paket dengan menggunakan table routing (tersimpan pada router). Table ini akan terupdate secara otomatis melalui routing protocol.
Keuntungan Dynamic Routing
- Scalability: konfigurasi dilakukan secara dinamis apabila terdapat penambahan/pengurangan router.
- Adaptability: rute dapat berubah secara adaptif terhadap adanya link failure.
Kerugian Dynamic Routing
- Kompleksitas algoritma routing meningkat. Router menentukan rute berdasarkan, misalnya: bandwidth yang tersedia, jalur terpendek, dll.
- Router harus saling bertukar informasi routing secara periodik.
- Tidak semua router mendukung dynamic routing.




(0) Comments
Post a Comment